DESIGNED BY MIXWEBTEMPLATES
Selamat datang di website Pengadilan Agama Sleman. Media transparansi dan informasi Peradilan Agama. // // Untuk kemudahan informasi perkara anda, gunakan layanan SMS perkara sesuai format

Evaluasi Untuk Saling Mengisi (PTA Yogyakarta dalam agenda pemeriksaan di Pengadilan Agama Sleman)

Bertempat di ruang Aula Pengadilan Agama Sleman, pada hari Rabu, tanggal 16 Maret 2016 diselenggarakan ekspose oleh Tim Pembinaan dan Pemeriksa Pengadilan Tinggi Agama Yogyakarta yang dihadiri oleh segenap jajaran pegawai struktural Pengadilan Agama Sleman. Dalam ekspose tersebut disampaikan hasil temuan-temuan dari pemeriksaan yang dilakukan oleh Tim Pembinaan dan Pemeriksa PTA yang telah dilakukan selama 3 hari sebelumnya tepatnya pada tanggal 14,15 dan 16 Maret 2016 berdasarkan surat Tugas PTA No : W12-A/9/9500/PS.01/II/2016 TANGGAL 24 Februari 2016.

Dalam eksposnya, Tim Pembinaan dan Pemeriksa Pengadilan Tinggi Agama Yogyakarta yang dikoordinatori oleh Drs. Daswir Tanjung dengan anggota Drs Sya’roni,MHI, Dra.Hj. Baasriah Asmopawiro,S.H,M.H, Drs.Muhammad Najib,S.H.,Agus Sudrajat,S.H., Muksan,S.Ag.,S.H.,MSI menyampaikan temuan pemeriksaan secara garis besar seputar teknis administrasi maupun non administasi yang terdapat di Pengadilan Agama Sleman. Dari segi administratif disampaikan antara lain :

a.Pengisian buku register perkara permohonan, gugatan, banding, kasasi, mediasi, eksekusi, peninjauan kembali dan lain sebagainya. Masih terdapat beberapa temuan beberapa kekosongan kolom yang belum diisi, penulisan register yang tidak sesuai dengan data berkas aslinya.

b.Teknis administrasi persidangan seperti hukum acara perdata, pelaksanaan putusan/eksekusi putusan, serta koordinasi Panitera, Juru Sita maupun ketua majelis serta pemegang register, laporan-laporan bulanan dan lain sebaginya yang dirasa masih belum terjalinnya hubungan yang kooperatif antara pemegang tanggung jawab tersebut. Sehingga seringkali terjadi misscommunication dalam mengambil tindakan pekerjaannya.

c.Penataan Arsip berkas perkara diruang penyimpanan berkas yang masih belum sistematis dan tertata sebagaimana mestinya. Mengingat ada beberapa kendala yang masih belum ada tindakan.

Untuk memperbaiki temuan-temuan ini, Tim Pengawas PTA menyatakan bahwa “ setiap persoalan yang rumit mungkin tidak bisa diselesaikan secara instan. Tim memaklumi mengenai kondisi yang terdapat di Pengadilan Agama Sleman, ditambah lagi adanya tumpang tindih tugas dan kerja yang dilimpahkan kepada pegawai, akibatnya tugas prioritas yang seharusnya diselesaikan, menjadi kurang optimal. Namun, kita perlu mendalami permasalahan ini untuk dicarikan solusi, yang tentunya tidak bisa diselesaikan hanya dengan pendekatan structural hierarkis organisasi saja, karena dengan pendekatan yang demikian malah tentu akan menyebabkan residensi penolakan dari perseorangan. Jika demikian, artinya permasalahan ini menjadi tugas bersama, dengan perlunya membangun harmonisasi antar struktural, adanya rasa kesadaran dari masing-masing individu dan memupuk tekad rasa tanggung jawab untuk bersama ikut andil dalam menyelesaikan permasalahan”.

Adapun seputar perihal non-administatif seperti penyediaan sarana prasarana-fasilitas, penataan ruangan ataupun lingkungan dan segi kebersihan di Pengadilan Agama Sleman. Tim Pembinaan dan Pengawas PTA memberikan penilaian yang positif, dan berharap untuk terus dipertahankan dan dikembangkan ke arah yang lebih baik lagi. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan menjadi bahan evaluasi yang positif yang dapat membangun instansi Peradilan Agama Sleman untuk mewujudkan visi misi pengadilan dan pelayanan yang lebih baik lagi bagi masyarakat pencari keadilan.

 

 

 

TOP